Senin, 17 Februari 2020

Cara Budidaya Tomat Dalam Polybag | Menanam Tomat

Cara Budidaya Tomat dalam Polybag - Tomat yaitu flora sayuran yang gampang dalam membudidayakannya. Tanaman tomat dapat dibudidayakan dalam pot, polybag atau di alam terbuka. Penanaman tomat termasuk gampang untuk dilakukan, alasannya yaitu flora tomat dapat hidup dimana saja, baik didataran rendah maupun didataran tinggi. Tomat dapat dibudidayakan di tanah dengan ketinggian 0 - 1500 meter diatas permukaan laut.

Tanaman tomat tumbuh di alam bebas sampai dengan ketinggian mencapai 3 meter. Tetapi bila flora tomat dibudidayakan dalam pot atau polybah ketinggiannya hanya mencapai 2 meter saja, yang ditopang dengan kayu atau dengan memakai tali biar tidak patah dan jatuh. Pada kesempatan ini kita akan menjelaskan wacana tata cara budidaya flora tomat dalam polybag atau dengan memakai media pot.
 Tomat yaitu flora sayuran yang gampang dalam membudidayakannya Cara Budidaya Tomat dalam Polybag | Menanam Tomat
Cara Budidaya Tomat dalam Polybag
Pembudidayaan tomat dalam polybag pertama sekali harus diperhatikan yaitu jenis tomat yang akan ditanam. Karena ada banyak jenis flora tomat yang sekarang beredar dipasaran, Seperti flora tomat sayur, tomat granola, tomat dengan bentuk lonjong yang disebut dengan tomat gondol, dan tomat cherry yaitu tomat kecil-kecil dengan rasa anggun kecut.

Untuk hasil budidaya tomat yang maksimal sebaiknya memakai biji tomat yang unggul, biji unggul yaitu biji tomat yang telah dipilih dan biasanya tersedia dipasaran. Sementara keterangan wacana sifat-sifat flora tomat ini dapat dilihat dan dibaca di keterangan kemasan biji tomat yang dibeli.

Cara Budidaya Tanaman Tomat dalam Polybag

1. Penyemaian Benih Tomat

Hal pertama dalam menanam tomat dalam polybag yaitu dengan menyemai biji tomat terlebih dahulu. Penyemaian biji tomat penting, alasannya yaitu flora tomat yang kecil atau benih beda dengan flora tomat yang sudah besar dari segi perawatannya dan perhatian yang diberikan kepadanya. Siapkan kawasan atau media tanam baik berupa rak semai, polybag, kantong semai. Tempat penyemaian ini harus terlindungi dari sinar matahari langsung, dan dari terkena hujan, alasannya yaitu dapat menciptakan tomat mati dan rusak jawaban terpaan hujan.

Proses persemaian dimulai dengan mengisi polybag dengan media semai, lalu masukkan biji tomat kedalam tiap polybag. Anda cukup menyemai 1 biji tomat setiap polybag. Masukkan biji tomat sedalam 1 cm dan tutup, lalu sirami dengan air seperlunya. Setelah biji tomat disemai, maka siramlah setiap hari dua kali dengan memakai alat penyiram atau gembor yang halus.

Setelah 2 ahad berlangsung persemaian, maka berilah pupuk perhiasan yaitu pupuk organik, pupuk kompos atau NPK. Proses selanjutnya yaitu menyiangi setiap gulma yang tumbuh. Ketika benih tomat sudah berumur 1 bulan atau ketikan sudah memiliki daun 5 lembar, pemindahan sudah dapat dilakukan dari polybag, kantong semai, kedalam kantong polybag yang berukuran sedang.

2. Pemindahan flora tomat


Nah, ketikan akan dipindahkan dari kantong semai, polybag kedalam polybag ukuran sedang untuk budidaya flora tomat sampai panen, siapkan polybag dengan isi tanah, arang sekam, dan kompos dengan perbandingan 2:1:1.

Cara pemindahan benih flora tomat dapat dilakukan dengan dua macam cara, yaitu:
  • Mencabut benihnya dari polybag persemaian dengan menyiram akarnya terlebih dahulu, ini bertujuan biar tanah menjadi liat dan gampang untuk di ambil. Setelah pencabutan, masukkan flora tomat kedalam polybag yang sudah disiapkan. Masukkan flora kedalam lubang yang sudah dibentuk dalam polybag, usahakan biar akarnya tidak terjepit atau putus. Kedalaman lubang pada polybag diadaptasi dengan panjangnya akar flora tomat.
  • Cara kedua yaitu dengan mengangkat flora tomat beserta media disampingnya, caranya yaitu dengan memutar atau menarik polybag semai dan lalu memindahkan flora tomat ini kedalam polybag selanjutnya beserta tanah yang ada disampingnya. Untuk plastik semai atau polbag semai, dapat dipakai secara berulang-ulang.

3. Cara Perawatan flora tomat

Dalam membudidayakan tomat, hal berikutnya yang harus dilakukan yaitu menyiram flora dua kali dalam sehari, tetapi proses penyiramannya harus diperhatikan biar akarnya tidak menjadi busuk.

Mencabut setiap gulma atau menyiangi flora liar yaitu hal yang harus dilakukan, dan setiap ada flora yang layu atau mati segera gantikan media tanamnya. Kalau anda mendapat ini dalam bedengan tanam, segera pindahkan media tanam tomat agr penyakit ini tidak terserang pada flora lainnya. Perawatan lainnya yaitu memangkas setiap tunas yang tumbuh dan memperlihatkan ajir atau tongkat untuk menahan dari patah tanaman.

Setelah satu ahad lamanya flora dalam polybag, pupuklah flora dengan pupuk kompos sebanyak satu genggam. Kalau flora kelihatannya kurang subur atau kurang baik, atau saat flora sudah mulia berbuah, anda dapat menambahkan pupuk organik, dan pupuk buah. Kalau ada penyakit yang menyerang, ambil penyakit tersebut secara manual, dan potong cabang yang rusak. Ingat! penyomprotan dilakukan hanya bila benar-benar dibutuhkan.

4. Tahap panen tomat

Tanaman tomat telah dapat dipanen biasanya saat berumur 3 bulan, atau saat buahnya telah berubah warna dari yang berwarna hijau kewarna agak kekuning-kuningan, atau saat warna batangnya telah menguning dan daunnya agak mengering. Buah yang dipetik yaitu buah tomat yang kuning saja, dan pemanena dilakukan sedikit demi sedikit alasannya yaitu tidak masak serentak. Lakukan pemetikan buah tomat 2 sampai 3 hari sekali.

Demikianlah cara budidaya flora tomat dengan gampang dan aman. Bagi anda yang suka dengan flora tomat silakan dipraktekkan. Semoga saja artikel cara budidaya flora tomat ini bermanfaat untuk semuanya.

0 komentar:

Posting Komentar