Sabtu, 15 Februari 2020

Cara Gampang Budidaya Tanaman Bayam

Cara Praktis Budidaya Tanaman Bayam - Tanaman bayam sudah sangat terkenal dan dikenal masyarakat Indonesia, sehingga konsumsi sayuran bayam juga meningkat. Kita dapat melihat aneka bayam dijual dipasar-pasar. Untk wilayah ibarat Indonesia bekerjsama sangat baik dan istimewa untuk bercocok tanam termasuk budidaya flora bayam.

Bayam intinya dibagi menjadi dua cuilan yaitu: Bayam cabut dan bayam petik. Kali ini kita berguru bagaimana cara mebudidayakan flora bayam cabut. Kenapa kita pilih bayam sebab proses budidayanya yang tidak mengecewakan gampang dan tidak merepotkan serta hasil dapat cepat sekali untk panen. Yang akan kita pelajari ihwal Cara budidaya bayam cabut ini terdiri dari.
 Tanaman bayam sudah sangat terkenal dan dikenal masyarakat Indonesia Cara Praktis Budidaya Tanaman Bayam

1. Pengolahan lahan
2. Pembibitan bayam
3. Teknik menanam bayam
4. Panen bayam cabut

Langsung kita masuki dalam tahap pertama yaitu:

1. Mengolah lahan untuk ditanami bayam cabut ini dimulai dari mencangkul lahan yang gunakannya yaitu semoga tanah menjadi gembur. Setelah mencangkul anda dapat menciptakan bedengan untuk penenaman bayam dengan lebar 100 cm atau sampai 200 cm. Buat juga selokan atau parit untuk mengalir air atau semoga tidak tergenang dalam tanaman.

Buat parit dengan lebar 30 cm dan kedalaman 30 cm. Sebelum bayam ditanam sebaiknya bedangan diberi pupuk terlebih dahulu dan biarkan beberapa ahad sebelum anda mulai menanam benihnya.

2. Proses pembibitan bayam
Proses pembibitan ini maksudnya kita sendiri yang membibitkan bayam, bukan kita beli benihnya dari pasar. Prosesnya yaitu dengan menanam bayam dalam lahan yang sudah kita siapkan. Setelah kita tanam, kita rawat dan kita tunggu waktu berbunga flora bayam. Kalau anda menanam dua jenis bayam maka usahakan jarak kedua jenis bayam tidak dekat, semoga tidak berbunga dalam waktu yang sama

Ketika bayam sudah berbunga dan tandannya sudah matang, maka petik bunganya dan kita keringkan. Keiringkan selama 4 hari dan remas secara halus semoga bijinya yang hitam keluar. Biji inilah yang kita gunakan untuk penenaman nantinya.

3. Tahap penanaman bayam cabut
Tahap ketiga yaitu menanam bayam cabut. Setelah ada benihnya, kini kita siap menanam bayam cabut. Proses penanaman bayam cabut ada dua cara yaitu dengan menebar pribadi benihnya ke bedengan, lalu menutupi biji bayam dengan tanah yang tipis. Cara ini yaitu cara yang sangat sederhan dan gampang dilakukan.

Cara kedua yaitu dengan menanam pada media lain, gres lalu dicabut dan ditanam pada bedengan secara rapi dan teratur.

Setelah penanaman kita lakukan, kita harus merawat bayam dengan baik, yaitu dengan menjaganya dari gulma atau flora lain yang tumbuh dalam flora bayam. Selain itu, kita juga harus merawatnya dari hama, dikala bayam sudah berdaun, maka hama yaitu penyakit yang rentan sekali terjadi. Kita dapat menyemprotnya dengan pestisida anti hama. Perawatan ini dilakukan semoga panen bayam nantinya maksimal dan banyak.

4. Proses pemanenan bayam cabut
Bayam cabut akan dipanen sehabis ketinggiannya mencapai sampai 20 cm. Untuk mencapai angka ini bisanya flora bayam memerlukan waktu sampai 3 ahad - 3 ahad setengah. Sementara cara panen yaitu dengan mencabutnya dari akar dalam tanah. Karena proses panennya yang ibarat ini, maka sayuran bayam ini dinamakan dengan bayam cabut.

0 komentar:

Posting Komentar